Hapkido sebagai olahraga seni beladiri dari Korea yang baru saja berkembang di Indonesia , ternyata menyebar dengan sangat cepat dan sangat diminati di Kepulauan Riau terutama di Tanjung Pinang dan Batam , selain potensi nya yang luar biasa dan dalam waktu singkat Pengurus Daerah Kepulauan Riau telah menorehkan prestasi di beberapa kejuaran terbuka di Surabaya, Yogyakarta dan Tangerang Banten.
Pengda Hapkido Indonesia tampaknya dalam membidik target lebih tinggi di Kejuaraan nasional Hapkido Indonesia yang pertama di Yogyakarta pada tanggal 20 – 21 Agustus 2016 nanti , dengan menggelar TURNAMEN HAPKIDO INDONESIA KEPULAUAN RIAU TERBUKA 2016 ini.
Peserta yang berdatangan pun dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan dari Sulawesi Selatan sudah bertangan di Tanjung Pinang, bahkan 2 negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapore telah menyatakan diri akan menghadiri perhelatan ini.
Turnamen yang digelar di Auditorium Bumi Maitri Vegetarian , Tanjung Pinang yang akan mempertandingkan berbagai kategori / nomor pertandingan yaitu Nomor DAERYUN ( Fighting / bertarung ) , HYUNG ( Jurus ) , HOSHINSUL ( Peragaan teknik beladiri Praktis ) dan NAKBOP ( Teknik Jatuhan ) dari berbagai kategori usia dari anak anak hingga dewasa ini diikuti oleh hampir 100 peserta dan utusan dan dipimpin oleh Wasit Nasional Hapkido Indonesia dari berbagai Daerah.
Sebagai Ketua Pengda Hapkido Indonesia Kepri , menyampaikan keseriusan nya dalam pelaksanaan turnamen ini dengan maksimal berusaha akan melaksanakan dan melayani sebaik mungkin seluruh peserta , sekaligus berharap agar Tuan Rumah juga mampu tampil maksimal dan membawa nama baik Kepri.
Technical Director Pengurus Pusat Hapkido Indonesia ( PPHI ) yang juga Founder Hapkido Indonesia Master V. Yoyok Suryadi, menyampaikan kebahagian dan mengakui bahwa Kepri adalah salah satu provinsi yang sukses dalam melakukan pengembangan dan menorehkan prestasi bagi Hapkido Indonesia , dari 24 provinsi lain yang telah mengembangkan Hapkido di Indonesia.
Turnamen di hadiri dan dibuka oleh Plt.Gubernur Kepri Bapak Nurdin Basirun .
Juga mengangkat sebagai Pembina ( Patron ) Hapkido provinsi Kepri.mengharapkan juga bahwa masyarakat luas dapat mempelajari olahraga seni beladiri, sedangkan Hapkido sebagai seni beladiri yang memepelajari berbagai teknik lunak dan keras ini sangatlah cocok dipelajari oleh semua usia, selain untuk kesehatan juga sebagai bekal dalam mem bela diri , apalagi dalam situasi yang mengancam dirinya sewaktu waktu, selain bagi yang masih berminat untuk berprestasi Hapkido Indoensia sangatlah menjajikan untuk mampu mengukir prestasi bagi daerah, bahkan negara dan bangsa